JD.ID meningkatkan rasio konversi selulernya sebesar 53% dengan strategi caching, penginstalan, dan notifikasi push

Cara JD.ID meningkatkan rasio konversi seluler (mCVR) secara keseluruhan sebesar 53%, mCVR untuk pengguna yang menginstal sebesar 200%, dan pengguna aktif harian sebesar 26%.

JD.ID adalah platform e-commerce di Indonesia yang menyediakan layanan pengiriman untuk berbagai produk, termasuk perangkat elektronik, peralatan rumah tangga, pakaian, aksesori fesyen, dan produk olahraga. Saat ini beroperasi di lebih dari 350 kota di Indonesia, JD.ID ingin lebih memperluas kehadirannya di internet dengan berfokus pada performa dan pengalaman yang kuat dan tidak bergantung pada jaringan untuk Progressive Web App (PWA) mereka. Berkat pengalaman yang ditingkatkan ini, JD.ID mampu meningkatkan rasio konversi selulernya secara keseluruhan (mCVR) sebesar 53%, mCVR untuk pengguna terinstal sebesar 200%, dan pengguna aktif harian sebesar 26%, sehingga membuatnya menjadi perusahaan e-commerce paling populer dan tepercaya di negara ini.

Screenshot pengguna yang menginstal PWA JD.ID

Menyoroti peluang

Untuk mengatasi jaringan seluler yang tidak stabil di Indonesia akibat banyaknya operator, JD.ID mencari solusi yang akan selalu menjaga performa situs dan pengalaman penggunanya, serta memecahkan masalah caching lokal. Maskapai ini melihat potensi akuisisi yang sangat besar dari pengguna yang telah mengunjungi situsnya, tetapi belum mendownload aplikasi iOS/Android. Untuk menangkap peluang ini, mereka menggunakan praktik terbaik PWA untuk membantu mem-build UX mirip aplikasi di situsnya untuk meningkatkan engagement, dengan fokus pada ketahanan jaringan untuk keandalan.

Pendekatan

Strategi penyimpanan cache

Untuk mengurangi masalah jaringan dan meningkatkan pengalaman pengguna, tim JD.ID menggunakan Workbox untuk memastikan PWA-nya berperforma baik bahkan saat pengguna offline atau berada pada jaringan yang buruk. Workbox mempermudah eksekusi strategi caching PWA mereka yang terdiri dari 3 bagian:

  • Jaringan terlebih dahulu, fallback ke cache: Strategi ini bertujuan untuk mendapatkan respons dari jaringan terlebih dahulu. Setelah diterima, respons akan meneruskannya ke browser dan menyimpannya ke cache. Jika permintaan jaringan gagal, respons terakhir yang di-cache akan digunakan. JD.ID menerapkan strategi ini ke halaman beranda untuk memastikan pengguna dapat mengakses halaman beranda meskipun mereka sedang offline.
  • Cache terlebih dahulu, fallback ke jaringan: Strategi ini memeriksa cache untuk menemukan respons terlebih dahulu dan menggunakannya jika tersedia. Jika tidak, situs JD.ID akan membuka jaringan, meng-cache respons, lalu meneruskannya ke browser. Saat pekerja layanan diinstal, resource statis halaman beranda, halaman penggantian offline (dijelaskan di bawah), halaman kategori, halaman produk, keranjang belanja, dan halaman penyelesaian akan di-cache ke cache pengguna terlebih dahulu. Ketika pengguna merutekan ke salah satu halaman ini, strategi caching ini memastikan browser mendapatkan file resource statis dari cache secara langsung, sehingga meningkatkan kecepatan pemuatan halaman penting ini.
  • Khusus jaringan: Strategi ini memaksa respons agar hanya berasal dari jaringan. JD.ID menggunakan strategi ini untuk halaman keranjang belanja dan pembayaran karena halaman tersebut memerlukan akurasi data yang sangat tinggi.

Workbox juga memungkinkan JD.ID mengonfigurasi aturan perutean, durasi default waktu tunggu permintaan, jumlah respons yang dapat disimpan dalam cache, dan durasi berapa lama respons harus disimpan dalam cache.

Halaman penggantian offline

Tim JD.ID membuat halaman penggantian offline untuk memberikan pengalaman yang konsisten kepada pengguna dan meningkatkan branding situs tersebut. Mereka juga menambahkan manifes aplikasi web yang memungkinkan pengguna menginstal aplikasi web dengan mudah di perangkat seluler mereka.

Screenshot halaman penggantian offline

Notifikasi push

Selain itu, untuk interaksi kembali lebih lanjut, JD.ID menerapkan notifikasi push dengan Firebase Cloud Messaging untuk Web, yang menerapkannya secara khusus selama acara promosi penjualan produk.

Screenshot untuk mengaktifkan notifikasi push

Hasil bisnis secara keseluruhan

  • Rasio konversi seluler secara keseluruhan (mCVR) meningkat sebesar 53%
  • mCVR untuk pengguna yang menginstal PWA JD.ID meningkat 200%
  • Pengguna aktif harian dari platform seluler meningkat 26% karena meningkatnya re-engagement dari notifikasi push
Statistik dampaknya.

Bisnis kami berkembang pesat dan kami memiliki fokus yang lebih dalam untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Kami ingin menjadi perusahaan e-commerce paling populer dan tepercaya dengan terus berupaya menyediakan layanan dan berbagai produk kepada semua pengguna dan pelanggan di Indonesia. Performa web dan PWA adalah bagian penting dari strategi UX dan keseluruhan strategi kami, dan kami akan terus berinvestasi di area ini.

Fengxian Liu, Web Engineering Manager, JD.ID

Lihat halaman studi kasus Scale on web untuk mengetahui kisah sukses lainnya dari India dan Asia Tenggara.